Lompat ke konten
Sirkularium
Kembali ke berita
Limbah & Polusi

Tanggung jawab produsen jadi inti strategi plastik Indonesia

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Sampah kemasan plastik yang dikumpulkan untuk dipilah

Extended producer responsibility menjadi instrumen utama untuk meminta pertanggungjawaban produsen atas kemasan pasca-konsumsi.

Indonesia bersandar pada extended producer responsibility, atau EPR, untuk mengembalikan biaya sampah kemasan ke perusahaan yang menghasilkannya. Kemasan plastik di ritel menjadi salah satu sektor prioritas dalam rencana ekonomi sirkular nasional, sehingga wajar bila dari sanalah langkah dimulai.

Dari sukarela menjadi keharusan

Selama bertahun-tahun, skema produsen di Indonesia sebagian besar bersifat sukarela dan minim hasil. Arahnya kini lebih tegas. EPR diposisikan sebagai instrumen yang membuat produsen bertanggung jawab atas kemasan yang berumur lebih panjang dari produknya, dari pengumpulan hingga daur ulang, alih-alih membebankan biaya itu kepada pemerintah kota dan sektor informal.

Diskusi industri terkini menekankan hal yang sama. Agenda ini hanya berjalan dengan kolaborasi kuat antara pemerintah, industri, pelaku persampahan, dan masyarakat. Tak ada satu pihak pun yang bisa menutup lingkarnya sendirian, dan aturan tanpa pelaksanaan bersama hanyalah aturan.

Yang perlu disiapkan produsen

Pertanyaan praktisnya sudah jelas. Kemasan apa yang dilepas perusahaan ke pasar, dalam volume berapa, dan apa yang terjadi setelah dipakai. Perusahaan yang bisa menjawabnya dengan data nyata akan menyesuaikan diri lebih cepat daripada yang masih menebak, dan dengan biaya yang lebih kecil.

Sirkularium memandang EPR sebagai persoalan desain sebelum menjadi persoalan kepatuhan. Kemasan yang dipilih agar mudah dipulihkan, distandarkan bila memungkinkan, dan dilaporkan secara jujur mengubah kewajiban yang membayangi menjadi program yang terkelola. Perusahaan yang memperlakukan EPR sebagai desain produk, bukan administrasi, akan merasa lebih murah dan lebih kredibel, serta siap saat aturan pelaporan mengetat.

BagikanLinkedInWhatsAppFacebookEmail
Sirkularium

Sirkularium adalah lembaga thought-leadership dan advisory yang mempercepat transisi sirkular di sampah, air, dan energi, bekerja bersama pemerintah dan institusi publik.

Di limbah dan polusi, Sirkularium membantu merancang sistem pengumpulan, pemilahan, dan pemulihan, menyusun kebijakan dan peta jalan, serta mengubah sampah menjadi sumber daya yang terkelola.

Artikel terkait

Pekerja sampah memilah botol plastik yang dapat didaur ulang di lokasi pembuangan terbuka
Limbah & Polusi

Kebakaran sepuluh hari yang membakar 15 hektare area TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang telah dipadamkan sepenuhnya, dengan status darurat dicabut pada 15 Juli 2026, mempertajam perhatian nasional pada penghentian open dumping dan pemanfaatan gas metana TPA sebagai peluang ekonomi.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Keranjang dan karung sampah daur ulang yang telah dipilah menumpuk di lokasi pembuangan terbuka
Limbah & Polusi

Lembaga investasi negara Danantara menetapkan delapan mitra terpilih untuk tahap kedua program nasional pengolahan sampah menjadi energi listrik, mencakup 20 kabupaten dan kota, dengan minat pasar yang jauh lebih tinggi dibanding tahap pertama.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Sebuah tempat pembuangan akhir sampah terbuka dengan tumpukan sampah menggunung
Limbah & Polusi

Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan, dalam dialog masyarakat sipil di Wonosobo menyampaikan bahwa ia telah meminta Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keppres yang memberi kantornya wewenang lintas lembaga untuk menuntaskan gunungan sampah di kota-kota prioritas pada 2028.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Seorang pejabat pemerintah berbicara dengan pemulung yang memegang keranjang berisi sampah kemasan plastik hasil pemilahan
Limbah & Polusi

Rancangan peraturan menteri yang mendekati final akan mewajibkan hampir 10.000 pabrik besar membiayai pengelolaan sampah kemasan melalui organisasi pengelola independen, mengalihkan beban dari anggaran negara.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Warga berkumpul dalam pertemuan desa di bawah spanduk tentang sampah sebagai sumber energi alternatif
Limbah & Polusi

Kabupaten kepulauan di Jakarta ini melaporkan pemilahan sampah dari sumber telah mencapai 59 persen di sebelas pulau berpenghuni, didukung program percontohan pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak dan fasilitas pemilahan otomatis yang menjadi bukti nyata bagi transisi penghentian open dumping di provinsi ini.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 7 menit baca

Operator berhelm dan berrompi keselamatan di dalam ruang kendali fasilitas pengolahan sampah menjadi energi
Limbah & Polusi

Fasilitas Denpasar Raya memadukan status proyek strategis nasional dengan perjanjian jual beli listrik yang sudah diteken, kombinasi yang mengatasi risiko pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca