Lompat ke konten
Sirkularium
Kembali ke berita
Limbah & Polusi

Indonesia tetapkan target penanganan sampah 53 persen pada 2026

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Pekerja memilah sampah kota

Pemerintah ingin lebih dari separuh sampah nasional terkelola dengan baik tahun ini, sebuah penanda menuju ekonomi sirkular.

Indonesia menargetkan pengelolaan yang layak untuk sedikitnya 53 persen sampahnya pada 2026, dengan pandangan lebih jauh ke target nasional 63 persen. Angkanya terlihat sederhana di atas kertas, tetapi berdiri di atas bertahun-tahun pengumpulan yang timpang dan kapasitas pengolahan yang terbatas, dan justru itulah yang membuatnya menjadi ujian yang berguna.

Target yang menyentuh setiap tingkat

Angka itu hanya bergerak bila sistem di daerah bergerak. Artinya pengumpulan yang menjangkau lebih banyak rumah tangga, pemilahan yang memisahkan nilai dari residu, dan pengolahan yang menjaga aliran organik dan plastik keluar dari tempat pembuangan terbuka. Kebijakan nasional menetapkan arah, tetapi kapasitas kota yang menentukan hasil.

Peta jalan ekonomi sirkular 2025 sampai 2045 menempatkan sampah sebagai sumber daya, bukan beban. Target 2026 menjadi ujian awal apakah kerangka itu berubah menjadi sistem yang bekerja di lapangan, atau tetap tinggal di atas kertas.

Di mana upayanya berbuah

Kota yang berinvestasi pada pemilahan dan pengumpulan yang andal cenderung membuka sisanya, dari pengomposan sampai pemulihan material dan, pada akhirnya, pendapatan. Kesenjangannya jarang pada teknologi. Yang menentukan adalah model operasi, data, dan pendanaan yang menjaga sistem tetap berjalan lama setelah acara peluncuran.

Sirkularium membaca target 2026 sebagai sinyal perencanaan bagi pemerintah daerah, bukan sekadar berita utama. Otoritas yang membangun data dasar yang kredibel sekarang, mengukur secara jujur, dan memperlakukan pengumpulan sebagai layanan yang harus dijaga akan jauh lebih mudah mencapai target berikutnya. Yang mengejar angka tanpa sistem di bawahnya akan terus meleset.

BagikanLinkedInWhatsAppFacebookEmail
Sirkularium

Sirkularium adalah lembaga thought-leadership dan advisory yang mempercepat transisi sirkular di sampah, air, dan energi, bekerja bersama pemerintah dan institusi publik.

Di limbah dan polusi, Sirkularium membantu merancang sistem pengumpulan, pemilahan, dan pemulihan, menyusun kebijakan dan peta jalan, serta mengubah sampah menjadi sumber daya yang terkelola.

Artikel terkait

Pekerja sampah memilah botol plastik yang dapat didaur ulang di lokasi pembuangan terbuka
Limbah & Polusi

Kebakaran sepuluh hari yang membakar 15 hektare area TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang telah dipadamkan sepenuhnya, dengan status darurat dicabut pada 15 Juli 2026, mempertajam perhatian nasional pada penghentian open dumping dan pemanfaatan gas metana TPA sebagai peluang ekonomi.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Keranjang dan karung sampah daur ulang yang telah dipilah menumpuk di lokasi pembuangan terbuka
Limbah & Polusi

Lembaga investasi negara Danantara menetapkan delapan mitra terpilih untuk tahap kedua program nasional pengolahan sampah menjadi energi listrik, mencakup 20 kabupaten dan kota, dengan minat pasar yang jauh lebih tinggi dibanding tahap pertama.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Sebuah tempat pembuangan akhir sampah terbuka dengan tumpukan sampah menggunung
Limbah & Polusi

Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan, dalam dialog masyarakat sipil di Wonosobo menyampaikan bahwa ia telah meminta Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keppres yang memberi kantornya wewenang lintas lembaga untuk menuntaskan gunungan sampah di kota-kota prioritas pada 2028.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Seorang pejabat pemerintah berbicara dengan pemulung yang memegang keranjang berisi sampah kemasan plastik hasil pemilahan
Limbah & Polusi

Rancangan peraturan menteri yang mendekati final akan mewajibkan hampir 10.000 pabrik besar membiayai pengelolaan sampah kemasan melalui organisasi pengelola independen, mengalihkan beban dari anggaran negara.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Warga berkumpul dalam pertemuan desa di bawah spanduk tentang sampah sebagai sumber energi alternatif
Limbah & Polusi

Kabupaten kepulauan di Jakarta ini melaporkan pemilahan sampah dari sumber telah mencapai 59 persen di sebelas pulau berpenghuni, didukung program percontohan pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak dan fasilitas pemilahan otomatis yang menjadi bukti nyata bagi transisi penghentian open dumping di provinsi ini.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 7 menit baca

Operator berhelm dan berrompi keselamatan di dalam ruang kendali fasilitas pengolahan sampah menjadi energi
Limbah & Polusi

Fasilitas Denpasar Raya memadukan status proyek strategis nasional dengan perjanjian jual beli listrik yang sudah diteken, kombinasi yang mengatasi risiko pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca