Lompat ke konten
Sirkularium
Kembali ke berita
Energi & Iklim

Indonesia mempercepat target 100 GW tenaga surya menjadi tiga tahun

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Pekerja memasang panel surya di area pembangkit surya terapung yang luas

Pemadaman listrik yang terkait keterbatasan pasokan batu bara mendorong pemerintah mempersingkat jadwal pembangunan tenaga surya, menempatkan energi terbarukan sebagai langkah keamanan energi.

Target yang dipercepat di bawah tekanan

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar target 100 gigawatt tenaga surya Indonesia dipercepat dari semula lima tahun menjadi tiga tahun, keputusan yang diambil setelah pemadaman listrik melanda Sumatra dan Jawa pada akhir Mei 2026. Kegagalan jaringan transmisi di Jambi memutus aliran listrik di seluruh Sumatra, disusul pemadaman terpisah di Jawa yang belakangan sebagian dikaitkan oleh PLN dengan keterbatasan pasokan batu bara. Pemerintah telah mengidentifikasi 28.000 hektare lahan di Jawa untuk pengembangan energi terbarukan, terbagi antara panel surya darat yang dipadukan dengan penyimpanan baterai dan panel surya terapung di waduk milik negara, serta telah mengamankan investasi asing langsung senilai 1,4 miliar dolar AS untuk kapasitas manufaktur panel surya domestik sebesar 50 gigawatt.

Mengapa ketergantungan pada batu bara kembali diperdebatkan

Pemadaman listrik tersebut menghidupkan kembali perdebatan lama soal ketergantungan Indonesia pada jaringan listrik yang tersentralisasi dan didominasi batu bara. Jawa saja menyumbang 61 persen emisi karbon dioksida dan partikel halus dari armada PLTU batu bara nasional, dan kompleks Suralaya, sumber batu bara tunggal terbesar di negara ini, dikaitkan dalam satu studi dengan sekitar 1.470 kematian dan biaya kesehatan lebih dari satu miliar dolar AS setiap tahun. Fabby Tumiwa dari Institute for Essential Services Reform berpendapat bahwa ketergantungan pada sistem yang tersentralisasi dan sarat batu bara itu sendiri merupakan ancaman terhadap keamanan pasokan, bukan sekadar persoalan emisi. Respons pemerintah sejauh ini tetap mempertahankan operasi PLTU batu bara yang ada sambil menambah energi terbarukan dan co-firing biomassa, pendekatan yang oleh para analis disebut sebagai penambahan, bukan penggantian.

Pandangan Sirkularium

Percepatan target ini menandakan bahwa keamanan energi, bukan hanya komitmen iklim, kini menjadi pendorong utama pembangunan tenaga surya Indonesia, pergeseran yang semestinya menenangkan lembaga yang khawatir transisi energi akan mandek tanpa alasan politik domestik. Namun memampatkan proses perizinan, pembebasan lahan, dan integrasi jaringan yang biasanya memakan lima tahun menjadi tiga tahun membawa risiko pelaksanaannya sendiri, terutama untuk komponen panel surya terapung di waduk yang juga berfungsi untuk irigasi dan air minum. Lembaga publik perlu mencermati apakah peraturan presiden yang dijanjikan mengenai perizinan dan perjanjian jual beli listrik jangka panjang benar-benar mempersingkat waktu persetujuan, mengingat target energi terbarukan Indonesia sebelumnya kerap meleset ketika pelaksanaan tertinggal dari pengumuman.

BagikanLinkedInWhatsAppFacebookEmail
Sirkularium

Sirkularium adalah lembaga thought-leadership dan advisory yang mempercepat transisi sirkular di sampah, air, dan energi, bekerja bersama pemerintah dan institusi publik.

Di energi dan iklim, Sirkularium mendukung penyusunan data dasar emisi, perencanaan energi terbarukan dan penyimpanan, serta kerangka karbon dan kebijakan yang kuat di lapangan.

Artikel terkait

Seorang teknisi memeriksa panel surya di atap sambil mencatat
Energi & Iklim

Sirkularium membuka lowongan Konsultan Energi Lokal berbasis Jakarta untuk mendukung kerja Indonesia-Denmark Energy Partnership Programme di bidang efisiensi energi industri dan bangunan, mulai Agustus 2026.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Panel surya dan turbin angin lepas pantai di bawah langit cerah
Energi & Iklim

Jakarta dan Singapura menandatangani 26 perjanjian pada 6 Juli, termasuk mandat bagi Danantara untuk mengekspor hingga 3,4 gigawatt listrik bersih, tetapi kesepakatan itu belum bisa ditutup sebelum kedua pemerintah sepakat soal tarif.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Pemandangan udara sebuah instalasi besar dengan latar perbukitan hutan tropis
Energi & Iklim

Kementerian Kehutanan menyetujui 31,7 juta ton kredit karbon kehutanan untuk empat proyek dan meluncurkan registri nasional untuk melacaknya, menandai pergeseran pasar karbon Indonesia dari kerangka kebijakan ke transaksi pertama.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 7 menit baca

Pejabat dan bendera Indonesia dalam acara peresmian infrastruktur kelistrikan PLN
Energi & Iklim

Polisi Indonesia membuka penyidikan resmi kasus korupsi terhadap pemasok batu bara ke pembangkit listrik milik negara, dengan dugaan kecurangan yang menurut aparat turut memicu pemadaman bergilir yang kini meluas dari Sumatra hingga Kalimantan.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Panel surya di bawah langit cerah
Energi & Iklim

Dengan Filipina memimpin blok ini, transisi yang adil dan inklusif menjadi tema utama, di tengah CBAM dan lonjakan permintaan pusat data.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Turbin angin di punggung bukit
Energi & Iklim

Registri karbon nasional yang ditargetkan beroperasi penuh pada pertengahan 2026 memberi pasar karbon negara fondasi bersama.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca