Lompat ke konten
Sirkularium
Kembali ke berita
Energi & Iklim

Dorongan biodiesel B50 menguji batas bahan bakar berbasis sawit

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Fasilitas penyimpanan dan pengolahan biofuel

Indonesia mendorong campuran 50 persen minyak sawit untuk solar, langkah dengan daya tarik ketahanan energi sekaligus pertanyaan tata guna lahan.

Indonesia, produsen sawit terbesar dunia, mempercepat langkah menuju biodiesel B50, campuran yang memuat hingga 50 persen minyak sawit. Daya tariknya jelas. Ia memakai sumber daya dalam negeri, memangkas impor bahan bakar, menopang sektor sawit, dan memberi negara tuas yang bisa dikendalikan di tengah harga bahan bakar yang bergejolak.

Pertukaran yang tak akan hilang

Pertanyaan yang lebih sulit adalah lahan. Campuran yang lebih tinggi menaikkan permintaan minyak sawit, dan permintaan bisa menekan hutan serta lahan gambut bila tidak dikelola dengan cermat. Bahan bakar yang menurunkan tagihan impor tetapi menaikkan emisi tata guna lahan bukanlah kemenangan yang lugas, dan pembeli internasional kian menyoroti pertukaran itu ketika menilai sebuah produk.

Ada pula dimensi pangan dan harga. Mengalihkan lebih banyak minyak sawit ke bahan bakar dapat memperketat pasokan dan menaikkan harga bagi rumah tangga dan industri, sehingga kebijakan ini harus ditimbang sebagai bagian dari sistem yang lebih luas, bukan berdiri sendiri.

Yang membuatnya kredibel

B50 bergantung pada pengamannya. Bahan baku yang benar-benar berkelanjutan, dapat ditelusuri, dan ditanam tanpa membuka hutan membuat kebijakan ini dapat dipertanggungjawabkan dan menjaga pasar ekspor tetap terbuka. Yang tidak, mengubah kekuatan dalam negeri menjadi risiko reputasi yang membayangi seluruh sektor sawit.

Sirkularium memandang B50 sebagai kebijakan yang substansinya terletak pada detail. Rasio campuran mudah diumumkan, tetapi aturan pengadaan, pemantauan, dan kejujuran tentang pertukaranlah yang menentukan apakah ia memperkuat ketahanan energi Indonesia atau diam-diam menggerus reputasi iklimnya.

BagikanLinkedInWhatsAppFacebookEmail
Sirkularium

Sirkularium adalah lembaga thought-leadership dan advisory yang mempercepat transisi sirkular di sampah, air, dan energi, bekerja bersama pemerintah dan institusi publik.

Di energi dan iklim, Sirkularium mendukung penyusunan data dasar emisi, perencanaan energi terbarukan dan penyimpanan, serta kerangka karbon dan kebijakan yang kuat di lapangan.

Artikel terkait

Seorang teknisi memeriksa panel surya di atap sambil mencatat
Energi & Iklim

Sirkularium membuka lowongan Konsultan Energi Lokal berbasis Jakarta untuk mendukung kerja Indonesia-Denmark Energy Partnership Programme di bidang efisiensi energi industri dan bangunan, mulai Agustus 2026.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Panel surya dan turbin angin lepas pantai di bawah langit cerah
Energi & Iklim

Jakarta dan Singapura menandatangani 26 perjanjian pada 6 Juli, termasuk mandat bagi Danantara untuk mengekspor hingga 3,4 gigawatt listrik bersih, tetapi kesepakatan itu belum bisa ditutup sebelum kedua pemerintah sepakat soal tarif.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Pemandangan udara sebuah instalasi besar dengan latar perbukitan hutan tropis
Energi & Iklim

Kementerian Kehutanan menyetujui 31,7 juta ton kredit karbon kehutanan untuk empat proyek dan meluncurkan registri nasional untuk melacaknya, menandai pergeseran pasar karbon Indonesia dari kerangka kebijakan ke transaksi pertama.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 7 menit baca

Pejabat dan bendera Indonesia dalam acara peresmian infrastruktur kelistrikan PLN
Energi & Iklim

Polisi Indonesia membuka penyidikan resmi kasus korupsi terhadap pemasok batu bara ke pembangkit listrik milik negara, dengan dugaan kecurangan yang menurut aparat turut memicu pemadaman bergilir yang kini meluas dari Sumatra hingga Kalimantan.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Pekerja memasang panel surya di area pembangkit surya terapung yang luas
Energi & Iklim

Pemadaman listrik yang terkait keterbatasan pasokan batu bara mendorong pemerintah mempersingkat jadwal pembangunan tenaga surya, menempatkan energi terbarukan sebagai langkah keamanan energi.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca

Panel surya di bawah langit cerah
Energi & Iklim

Dengan Filipina memimpin blok ini, transisi yang adil dan inklusif menjadi tema utama, di tengah CBAM dan lonjakan permintaan pusat data.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 5 menit baca