Lompat ke konten
Sirkularium
Kembali ke Insight
Energi & Iklim

Sebuah kawasan industri di Cikarang melanjutkan kemitraan nol emisi saat PLTS atap penyewa mencapai 14,5 megawatt

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Panel surya atap menutupi atap pabrik manufaktur besar di sebuah kawasan industri Indonesia, dengan gudang dan bangunan pabrik memanjang ke kejauhan

Pertamina dan Jababeka Infrastruktur memperkuat kolaborasi net zero industrial estate dalam seminar di Cikarang pada 18 September 2026. Angka yang memberi bobot pada pengumuman itu adalah jumlah penyewa yang sudah bergerak: 23 perusahaan dengan 14,5 MWp PLTS atap, naik dari delapan penyewa dan sekitar 3,2 MWp ketika program ini diluncurkan pada Januari 2023.

Sekilas data
14,5 MWp
PLTS atap terpasang oleh 23 penyewa per September 2026
858,21 MWh
Dihasilkan PLTS 230 kWp di instalasi air sejak 2023
734 ton CO2e
Emisi yang dihindari oleh satu instalasi tersebut
2.000 perusahaan
Penyewa multinasional dari 36 negara di kawasan ini

Kesepakatan yang diperbarui di Cikarang, dan angka di baliknya

Pada Jumat, 18 September 2026, di Java Palace Hotel, Jababeka City, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Pertamina dan Jababeka Infrastruktur menggelar seminar bertema ketahanan energi dan keberlanjutan dengan transisi energi menuju net zero industrial estate. Kegiatan ini diselenggarakan bersama Jababeka Net Zero Industrial Cluster Community, dan berujung pada kesepakatan kedua pihak untuk melanjutkan kolaborasi yang kini telah berjalan lebih dari tiga tahun.

Agung Wicaksono, Direktur Transformasi Bisnis dan Keberlanjutan PT Pertamina (Persero), menggambarkan komitmen itu sebagai kesinambungan, bukan peluncuran baru, dengan menyebut fokusnya tetap pada pengembangan industri ramah lingkungan dan penyediaan energi hijau di kawasan industri Jababeka. Didik Purbadi, Chief Executive Director Jababeka Infrastruktur, menyampaikan tujuannya dalam bahasa operasional.

Tujuan penguatan kolaborasi ini adalah membantu perusahaan di kawasan kami menurunkan emisi karbon serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih dan lebih hijau.

Pengumuman semacam ini lazim terjadi. Yang membuat yang satu ini layak dibaca lebih cermat adalah bahwa ia datang dengan angka adopsi yang menyertainya, dan angka itu bergerak.

PLTS atap adalah lapisan yang terlihat, dan ia berlipat

Per September 2026, 23 perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan industri Jababeka telah memasang PLTS atap dengan kapasitas gabungan 14,5 MWp. Ketika Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berkunjung ke kawasan ini pada Januari 2023 untuk menandai dimulainya program tersebut, delapan penyewa sudah membangkitkan listrik dari atap mereka. Pemberitaan saat itu mencatat basis terpasang sedikit di atas 3,2 MWp, sementara catatan kementerian sendiri menyebut 3,5 MWp. Selisih kecil antara kedua angka itu lebih baik ditandai daripada dihaluskan, meski tidak mengubah arahnya. Jumlah penyewa kurang lebih menjadi tiga kali lipat dan kapasitas terpasang lebih dari empat kali lipat dalam tiga setengah tahun.

Penyewa secara individual menunjukkan pola yang sama pada skala lebih kecil. Astemo memulai dengan 1,2 MWp tiga tahun lalu dan kini mengoperasikan lebih dari 2 MWp di atap miliknya sendiri. Unilever telah bergerak ke biometana di fasilitasnya di kawasan ini.

Instalasi jangkarnya tetap yang dibangun Pertamina bersama Jababeka melalui Pertamina New and Renewable Energy: PLTS 230 kWp di Water Treatment Plant I dan II. Sejak beroperasi pada 2023, instalasi itu telah menghasilkan 858,21 MWh listrik, yang dicatat kedua mitra setara dengan 734 ton karbon dioksida ekuivalen yang dihindari. Angka itu sederhana dalam skala nasional. Angka itu berguna dalam skala kawasan, karena terukur, dapat diatribusikan dan dapat diulang, serta karena atap yang menopangnya adalah milik infrastruktur yang sudah dimiliki kawasan tersebut.

Tahap berikutnya bergerak melampaui listrik

Kolaborasi yang diperbarui ini lebih luas daripada panel surya. Kedua pihak menetapkan kerja pada gas pipa, biometana bersertifikat ISCC, sistem penyimpanan energi baterai, kredit karbon, dan hidrogen hijau untuk transportasi rendah karbon dalam rancangan transportasi publik terpadu di kawasan tersebut. Pengolahan sampah menjadi energi juga masuk dalam lingkup yang disepakati.

Wicaksono menetapkan cakrawala untuk tahap berikutnya.

Memasuki 2027, kami fokus mengembangkan energi hijau alternatif seperti hidrogen, biometana, dan potensi panas bumi.

Urutan ini masuk akal, dan mencerminkan bagaimana permintaan energi industri sebenarnya tersusun. PLTS atap menjawab kebutuhan listrik pada siang hari. Ia tidak menjawab kebutuhan panas proses, yang pada industri makanan, kimia dan tekstil kerap merupakan porsi lebih besar dari penggunaan energi sebuah pabrik dan biasanya dipenuhi oleh boiler berbahan bakar gas atau batu bara. Biometana bersertifikat yang dialirkan melalui sambungan gas yang sudah ada menjawab kategori kedua itu tanpa menuntut penyewa mengganti peralatan termalnya. Penyimpanan baterai memperpanjang jendela pemanfaatan surya yang sudah terpasang. Hidrogen dan panas bumi berada lebih jauh, dengan syarat yang selalu menyertainya.

Mengapa kawasan industri adalah unit yang praktis bagi dekarbonisasi

Jababeka berdiri pada 1989 dan kini menampung sekitar 2.000 perusahaan multinasional dari 36 negara, menopang sekitar 1,1 juta lapangan kerja. Bekasi menyumbang porsi besar ekspor manufaktur nasional, dilaporkan pada kisaran 22 hingga 45 persen bergantung ukuran yang dipakai.

Konsentrasi itulah alasan model kawasan penting bagi kebijakan. Program nasional yang harus menjangkau ribuan pabrik satu per satu menghadapi persoalan koordinasi di setiap lokasi: atap yang terpisah, perizinan yang terpisah, sambungan jaringan yang terpisah, dan pembicaraan pembiayaan yang terpisah. Pengelola kawasan dengan satu platform infrastruktur dapat membakukan spesifikasi teknis, menggabungkan pengadaan, dan menyediakan tulang punggung gas, air serta kelistrikan yang jika tidak harus dinegosiasikan sendiri oleh penyewa.

Pada Januari 2023, Nicke Widyawati, saat itu Direktur Utama Pertamina, menggambarkan posisi Pertamina dalam kemitraan tersebut sebagai kolaborator, bukan kompetitor, dan menyampaikan selamat kepada Jababeka sebagai kawasan industri pertama di Asia Tenggara yang menyatakan komitmen nol emisi. Kawasan ini menetapkan 2050 sebagai target netralitas karbonnya. Tiga setengah tahun kemudian, pengamatan yang berguna bukanlah deklarasinya, melainkan kurva adopsi di bawahnya.

Apa yang ditunjukkan angka itu, dan apa yang belum

Kehati hatian diperlukan dalam membaca angka tersebut. Hitungan 23 penyewa dengan PLTS atap adalah hitungan perusahaan yang berpartisipasi, bukan porsi dari total permintaan listrik kawasan, dan 14,5 MWp di kawasan berisi sekitar 2.000 perusahaan menunjukkan program pada tahap awal, bukan transisi yang sudah tuntas. Angka 734 ton karbon dioksida ekuivalen yang dilekatkan pada instalasi di fasilitas pengolahan air mencakup instalasi itu saja, bukan seluruh kawasan.

Hal itu sama sekali tidak mengurangi capaiannya. Namun itu berarti pengungkapan paling bernilai yang bisa ditambahkan kemitraan ini adalah garis dasar energi dan emisi pada tingkat kawasan, sehingga kapasitas atap, volume biometana dan penyebaran penyimpanan nantinya dapat dibaca terhadap total permintaan, bukan hanya terhadap satu sama lain. Angka semacam itulah yang mengubah sebuah program menjadi jalur yang terukur.

Pandangan Sirkularium bagi pemerintah dan institusi publik

Ada tiga implikasi bagi kementerian, pemerintah provinsi dan kabupaten, serta lembaga yang mengatur kawasan industri.

Pertama, kawasan industri adalah saluran penyampaian yang efisien bagi kebijakan dekarbonisasi industri, dan pemanfaatannya masih kurang. Rancangan insentif, alokasi kuota PLTS atap, dan kewajiban audit energi yang ditujukan kepada pengelola kawasan, bukan hanya kepada penyewa satu per satu, akan menjangkau kapasitas terpasang jauh lebih besar per satuan upaya administratif. Rekam jejak Jababeka menunjukkan bahwa ketika platformnya tersedia, adopsi penyewa berlipat tanpa intervensi tambahan.

Kedua, biometana bersertifikat dalam jaringan gas yang sudah ada layak mendapat perhatian kebijakan yang sepadan dengan potensinya. Ia memanfaatkan pipa yang sudah tertanam, boiler yang sudah terpasang, dan kerangka sertifikasi yang sudah diakui pembeli internasional. Bagi kawasan yang melayani manufaktur berorientasi ekspor dan menghadapi persyaratan karbon di pasar tujuan, inilah salah satu jalur terpendek dari komitmen menuju penurunan yang terverifikasi, dan ia terhubung langsung dengan aliran sampah organik yang sudah dikelola kota kota di Indonesia.

Ketiga, otoritas publik sebaiknya mendorong pelaporan garis dasar pada tingkat kawasan. Kemajuan yang dilaporkan sebagai kapasitas terpasang dan proyek yang ditandatangani memang nyata, tetapi belum lengkap. Kemajuan yang dilaporkan sebagai intensitas energi dan emisi per satuan keluaran di seluruh kawasan akan memungkinkan pemerintah mengenali intervensi mana yang bekerja, dan mengarahkan dukungan sesuai temuan itu.

Yang perlu diamati berikutnya cukup spesifik. Program 2027 yang disebut Wicaksono akan menunjukkan apakah hidrogen dan panas bumi tetap bersifat penjajakan atau memperoleh proyek yang terdefinisi. Volume biometana yang dikontrak di bawah sertifikasi ISCC akan menunjukkan apakah panas proses benar benar sedang ditangani. Dan jumlah penyewa, yang bergerak dari delapan menjadi 23 antara Januari 2023 dan September 2026, tetap merupakan ukuran paling sederhana yang tersedia untuk menilai apakah model kawasan berhasil meyakinkan perusahaan perusahaan di dalamnya.

BagikanLinkedInWhatsAppFacebookEmail
Sirkularium

Sirkularium adalah lembaga thought-leadership dan advisory yang mempercepat transisi sirkular di sampah, air, dan energi, bekerja bersama pemerintah dan institusi publik.

Di energi dan iklim, Sirkularium mendukung penyusunan data dasar emisi, perencanaan energi terbarukan dan penyimpanan, serta kerangka karbon dan kebijakan yang kuat di lapangan.

Artikel terkait

Menara produksi amonia dan urea di kompleks pabrik pupuk besar di Indonesia, dengan jaringan pipa dan tangki penyimpanan di latar depan pada siang hari
Energi & Iklim

Pada forum Katadata SAFE 2026 di Jakarta, PT Pupuk Indonesia memaparkan peta jalan dekarbonisasi yang menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca hingga 96 persen pada 2050, setara sekitar 24,9 juta ton karbon dioksida ekuivalen. Bagian yang paling instruktif adalah urutannya: efisiensi energi pada pabrik yang sudah ada lebih dulu, lalu karbon dioksida diubah menjadi produk industri yang bisa dijual.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Teknisi memasang meteran gas bumi rumah tangga dan pipa distribusi berwarna kuning pada dinding rumah sederhana di Indonesia, dengan jalan permukiman tampak di belakangnya
Energi & Iklim

Pada 18 September 2026 Kepala Staf Kepresidenan meninjau kesiapan operasional jaringan gas rumah tangga di Gresik, Jawa Timur, dan menetapkan 2028 sebagai tahun rampungnya satu juta sambungan gas bumi. Nilai kunjungan itu bukan pada targetnya, melainkan pada apa yang dipastikannya: perizinan lingkungan dan rekomendasi crossing yang selama ini menahan pengoperasian telah tuntas, dan progres fisik di Gresik mencapai 95,4 persen.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Pabrik gula atau penyulingan bioetanol di Indonesia dengan bahan baku tebu dan tangki penyimpanan yang terlihat
Energi & Iklim

Pada sidang paripurna pertama Dewan Energi Nasional pada 2026, yang digelar di Istana Merdeka pada 17 September dan dipimpin Presiden Prabowo Subianto, pemerintah diinstruksikan menyiapkan langkah konkret menuju bauran bensin E50, melanjutkan program biodiesel yang telah mengeluarkan satu jenis solar dari daftar impor. Instruksi ini mengubah target bauran menjadi pertanyaan pasokan agroindustri.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Turbin angin di punggung bukit pesisir Sulawesi Selatan dengan waduk atau bendungan pembangkit listrik tenaga air terlihat di lanskap bawahnya
Energi & Iklim

Berbicara seusai rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI pada 16 September 2026, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi memaparkan alasan memasangkan energi angin dengan tenaga air, dan menyebut tawaran pembiayaan lunak melalui Just Energy Transition Partnership akan diarahkan ke pembangkit angin dan surya terapung. Logikanya bersifat musiman. Angin bertiup paling kuat justru pada bulan bulan ketika muka air waduk menurun.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Deretan panel surya menutupi atap datar yang luas dari sebuah pusat perbelanjaan besar di Indonesia, dengan teknisi memeriksa rangkaian panel dan panorama kota di belakangnya
Energi & Iklim

Trans Mall Group meresmikan instalasi PLTS atap di enam belas properti di empat belas kota pada 15 September 2026, sebuah portofolio gabungan 12,34 megawatt peak yang diperkirakan menghasilkan 16,8 gigawatt jam listrik bersih per tahun. Grup ini melaporkan efisiensi biaya listrik 8 sampai 10 persen setiap tahun, yang mengubah komitmen keberlanjutan menjadi argumen biaya operasional yang dapat diuji pemilik gedung lain.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Hamparan sorgum di Lampung di samping unit pengolahan bioetanol skala pilot, dengan teknisi berseragam keselamatan memeriksa peralatan fermentasi dan distilasi
Energi & Iklim

Pertamina New & Renewable Energy meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung pada 14 September 2026, disertai perjanjian kerja sama dengan pemerintah provinsi dan nota kesepahaman riset internasional. Kapasitas pilot ini sengaja kecil, 60 kiloliter per tahun, karena dibangun untuk membuktikan bahan baku, proses dan rendemen sebelum modal masuk pada skala besar.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca