Lompat ke konten
Sirkularium
Kembali ke Insight
Energi & Iklim

Program energi desa mencapai 269 lokasi, dengan listriknya diperlakukan sebagai masukan, bukan sebagai hasil

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Instalasi surya desa di pedesaan Indonesia yang menyalakan bengkel pengolahan pangan kecil, dengan warga bekerja di rak penjemuran di latar depan

Program Desa Energi Berdikari Pertamina memiliki 269 inisiatif yang berjalan per Agustus 2026 dan menargetkan 332 pada akhir tahun, yang dipaparkan pada festival 27 dan 28 Agustus di Grha Pertamina, Jakarta. Kapasitas terbarukan terpasang di seluruhnya berjumlah sekitar 1,35 megawatt peak, menjangkau 283.961 orang dan menghasilkan sekitar Rp5,65 miliar nilai ekonomi per tahun.

Sekilas data
269
Program energi desa yang berjalan pada Agustus 2026
332
Target jumlah program pada akhir tahun
283.961
Orang yang dijangkau program
1,09 juta t
Setara karbon dioksida yang dikurangi secara kumulatif

PT Pertamina memaparkan keadaan program Desa Energi Berdikari pada festival yang digelar 27 dan 28 Agustus 2026 di Grha Pertamina, Jakarta. Per Agustus, 269 inisiatif berjalan di seluruh Indonesia. Targetnya 332 pada akhir tahun.

Bauran instalasinya condong berat ke surya. Dari totalnya, 237 merupakan instalasi surya, 21 unit metana atau biogas, 8 sistem mikrohidro, 2 biodiesel dan 1 hibrida. Kapasitas terbarukan gabungannya mencapai sekitar 1,35 megawatt peak, dan unit biogas serta metananya telah menghasilkan 959.302 meter kubik.

Festival tersebut mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, inovator dan penggerak masyarakat, dengan penguatan kolaborasi sebagai salah satu fokusnya. Program Desa Energi Berdikari sendiri merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina, yang dikaitkan perseroan dengan pencapaian Sustainable Development Goals serta aspirasi nol emisi bersih pada 2060.

Angka kapasitas bukan intinya

Pembaca yang berhenti pada 1,35 megawatt peak di 269 lokasi akan menarik kesimpulan yang keliru. Itu rata rata sekitar 5 kilowatt peak per program, kurang lebih sebesar rangkaian panel atap rumah tangga. Menurut ukuran pembangkitan nasional mana pun, jumlah ini dapat diabaikan.

Program ini tidak sedang berupaya membangkitkan porsi berarti dari listrik nasional. Ia memakai energi dalam jumlah kecil untuk memungkinkan hal hal lain, dan hasil yang dilaporkan karenanya bersifat ekonomi, bukan kelistrikan. Program ini dikreditkan menjangkau 283.961 orang, di antaranya 62 penyandang disabilitas, menghasilkan sekitar Rp5,65 miliar nilai ekonomi per tahun dan menopang produksi beras 21.357 ton per tahun.

Oki Muraza dari Pertamina menggambarkan urutannya dengan gamblang. Konsepnya bermula dari kesadaran masyarakat akan potensi energi terbarukan, berlanjut melalui pelatihan memanfaatkannya secara produktif, dan berakhir pada manfaat ekonomi. Energi masuk pada awal rantai itu dan nilainya terwujud pada ujungnya.

Lima kilowatt di atap desa bukan statistik energi. Ia adalah lemari pendingin yang membuat keluarga nelayan bisa menjual pekan depan alih alih hari ini, atau penggilingan yang membuat petani menjual tepung alih alih gabah.

Komposisi 269 program itu mencerminkan tujuannya. Ada 166 inisiatif ketahanan pangan, 58 proyek wisata energi dan 45 program pesisir modern. Tidak satu pun kategori tersebut dinamai menurut teknologi pembangkitnya.

Logika yang sama muncul di Kalijaran, Cilacap, yang sistem hibrida surya dan anginnya berkapasitas 15.250 watt peak memompa air irigasi dan penghematannya dilaporkan per musim tanam alih alih per kilowatt jam, serta di Pulau Rengit, Belitung, yang pasokan sepanjang waktunya memungkinkan penyimpanan dingin bagi keluarga nelayan. Pada setiap kasus instalasinya kecil dan hasil yang dilaporkan menyangkut apa yang dimungkinkan listrik itu bagi seseorang. Itu filosofi perancangan yang konsisten, bukan tiga kebetulan yang terpisah.

Membaca angka karbonnya dengan cermat

Penurunan yang dilaporkan sebesar 1,09 juta ton setara karbon dioksida secara kumulatif layak dicermati sejenak, karena ia sangat besar relatif terhadap kapasitas terpasang 1,35 megawatt peak.

Surya sebesar itu, yang menggantikan listrik jaringan atau diesel, tidak masuk akal menjelaskan angka sebesar itu sendirian. Penjelasan yang paling mungkin berada pada 21 instalasi metana dan biogas serta 959.302 meter kubik yang telah dihasilkannya. Metana yang ditangkap alih alih dilepas membawa bobot setara karbon dioksida yang tinggi, sehingga sedikit digester biogas dapat mendominasi angka emisi portofolio yang armada surya jauh lebih besar pun hampir tidak menggerakkannya.

Itu bukan kritik terhadap penghitungannya. Itu pengamatan yang berguna tentang dari mana nilai iklim dalam program energi desa sesungguhnya datang. Bila tujuannya emisi, menangkap metana dari limbah organik mengungguli pemasangan panel dengan selisih lebar per rupiah yang dibelanjakan. Bila tujuannya produktivitas ekonomi, panel boleh jadi melayani lebih baik. Kedua tujuan itu mengarah pada teknologi yang berbeda, dan program yang mengejar keduanya sebaiknya tegas menyatakan mana yang sedang dioptimalkannya di setiap lokasi.

Model Local Heroes

Unsur yang paling menentukan apakah instalasi ini masih bekerja lima tahun lagi bukanlah unsur teknis.

Program ini telah menyertifikasi 223 orang yang disebutnya Local Heroes, yakni operator tingkat desa yang bertanggung jawab menjaga sistem tetap berjalan. Oki Muraza mengaitkan keberlanjutan program langsung dengan keberadaan orang semacam itu di setiap desa.

Ini menjawab mode kegagalan baku pada energi pedesaan yang tersebar. Instalasi diresmikan bersama kontraktor yang datang berkunjung, bekerja baik selama satu periode, lalu rusak dengan cara yang tidak dapat didiagnosis atau diperbaiki siapa pun di sekitarnya, dan peralatannya menjadi besi tua. Warga terlatih yang punya alasan untuk peduli lebih berharga bagi ketersediaan jangka panjang daripada spesifikasi perangkat keras yang lebih tinggi.

Sertifikasi juga menambahkan sesuatu di luar keterampilan teknis. Ia memberi pengakuan formal yang dapat dibawa orang tersebut ke hadapan pemerintah desa, koperasi atau pemberi pinjaman, sehingga peran itu berpeluang menjadi penghidupan alih alih kesukarelaan. Peran yang tidak dibayar bergantung pada kebaikan hati satu orang dan berakhir ketika orang itu pindah. Peran yang diakui dan memberi penghasilan dapat diwariskan kepada penggantinya.

Festival itu juga melibatkan perguruan tinggi. Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, menyatakan institusi pendidikan memiliki hasil riset dan inovasi yang dapat dikembangkan lebih lanjut bagi penerapan di desa, yang menunjuk persoalan pemeliharaan dan adaptasi yang sama dari sisi pasokan.

Pandangan Sirkularium bagi pemerintah dan institusi publik

Tiga pengamatan mengikuti.

Yang pertama menyangkut bagaimana program semacam ini sebaiknya dinilai. Melaporkan energi desa dalam megawatt mengundang perbandingan dengan pembangkitan skala utilitas, perbandingan yang selalu akan dikalahkannya. Melaporkannya dalam rumah tangga terjangkau, pendapatan yang tercipta, hasil panen yang terselamatkan dan jam layanan yang bertambah menggambarkan apa yang benar benar diberikannya. Lembaga yang merancang skema serupa sebaiknya menetapkan ukurannya sebelum instalasi pertama, karena ukuran itulah yang menentukan lokasi mana yang dipilih.

Yang kedua menyangkut memisahkan argumen emisi dari argumen penghidupan. Keduanya sah dan keduanya memilih teknologi yang berbeda. Ketika prioritas sebuah kabupaten adalah penurunan emisi yang terukur, limbah organik dan penangkapan metana layak dipertimbangkan lebih dahulu. Ketika prioritasnya pendapatan pedesaan, surya yang dipasangkan dengan pemanfaatan produktif biasanya rute yang lebih baik. Mencampur keduanya menghasilkan program yang berkinerja kurang pada keduanya.

Yang ketiga menyangkut lapisan operatornya. Dua ratus dua puluh tiga operator tersertifikasi untuk 269 program mendekati satu per lokasi, dan rasio itulah alasan senyap portofolio ini masih berfungsi. Program publik yang membiayai peralatan tanpa membiayai operator lokal terlatih dan jalur suku cadang sedang membeli aset dengan umur kerja pendek. Anggaran pelatihan bukan biaya tambahan atas instalasinya. Ia yang menentukan apakah instalasinya masih menjadi aset satu dekade kemudian.

Yang perlu diamati berikutnya adalah apakah target 332 tercapai pada akhir tahun, apakah bauran kapasitasnya bergeser lebih jauh ke biogas seiring argumen emisinya menjadi lebih jelas, serta apakah sertifikasi Local Heroes diperluas mencakup lokasi tambahan seiring mereka mulai beroperasi.

Instalasi pada 269 program menurut jenis

Values in instalasi

BagikanLinkedInWhatsAppFacebookEmail
Sirkularium

Sirkularium adalah lembaga thought-leadership dan advisory yang mempercepat transisi sirkular di sampah, air, dan energi, bekerja bersama pemerintah dan institusi publik.

Di energi dan iklim, Sirkularium mendukung penyusunan data dasar emisi, perencanaan energi terbarukan dan penyimpanan, serta kerangka karbon dan kebijakan yang kuat di lapangan.

Artikel terkait

Hamparan tanaman singkong dan sorgum di perkebunan luas di Kalimantan, dengan ahli agronomi mengambil sampel tanah di latar depan dan pabrik pengolahan di kejauhan
Energi & Iklim

BUMN perkebunan Agrinas Palma Nusantara menyampaikan pada 8 Oktober bahwa pihaknya telah memetakan satu juta hektare lahan khusus untuk jagung, sorgum, dan singkong sebagai bahan baku bioetanol, dengan potensi produksi sekitar 5 juta kiloliter per tahun untuk mendukung campuran 20 persen etanol dalam bensin. Rencana ini menggeser pembahasan E20 dari target pencampuran ke kebun, pabrik, dan perizinan yang akan memasoknya.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Kontainer berisi sel baterai litium ion dimuat ke kapal kargo di pelabuhan kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, dengan bangunan industri dan perbukitan hijau di latar belakang
Energi & Iklim

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik Indonesia dan 11 proyek hilirisasi senilai US$10,2 miliar di Indonesia Weda Bay Industrial Park. Babak berikutnya bagi kawasan ini adalah memenuhi kebutuhan listrik 7,1 GW dengan lebih banyak tenaga surya dan angin.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Panel surya atap di sebuah pabrik pulp dan kertas besar di Indonesia, dengan bangunan pengolahan pabrik di latar belakang
Energi & Iklim

Grup pulp dan kertas ini berkomitmen menggunakan 100 persen listrik terbarukan di seluruh operasinya paling lambat pada 2050, berangkat dari bauran energi 2025 di mana sumber terbarukan, terutama black liquor dari pabriknya sendiri, sudah memasok 57,3 persen total penggunaan energi.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Reaktor dan jaringan pipa pabrik amonia di kompleks Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur, pada siang hari
Energi & Iklim

Deklarasi bersama dengan pemegang lisensi teknologi asal Swiss, Casale, pada 6 Oktober menegaskan bahwa Ammonia Pabrik-2 di Bontang hasil revamping menurunkan konsumsi energi dari 39,28 menjadi 35,25 MMBTU per ton sekaligus menaikkan produksi 4,18 persen, menghemat sekitar Rp228 miliar dan 110.000 ton CO2 per tahun.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Unit pemurnian biogas dan kolam limbah tertutup di samping pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan, dengan jaringan pipa gas menuju stasiun meter
Energi & Iklim

PGN memastikan akan membeli dan menyalurkan biometana dari fasilitas baru di Sumatera Selatan yang dikembangkan perusahaan patungan KIS Biofuels dan Toyota Tsusho. Peletakan batu pertama dilakukan pada 5 Oktober, dengan target sekitar 150.000 MMBtu per tahun untuk Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan industri lain mulai 2027.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Deretan panel surya terapung di permukaan waduk yang tenang di Indonesia dengan dinding bendungan dan perbukitan hijau di latar belakang
Energi & Iklim

Pada 5 Oktober, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menemui Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dengan 22 rekomendasi untuk RUU EBET dan usulan memanfaatkan 263 bendungan milik negara, dengan potensi PLTS terapung dan PLTA sekitar 23,9 GW, untuk mempercepat program PLTS 100 GWp.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca