Lompat ke konten
Sirkularium
Kembali ke Insight
Energi & Iklim

Petrokimia Gresik dinobatkan pelabuhan terbaik nasional saat skor Green and Smart Port terus meningkat

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Panel surya dan turbin angin di bawah langit cerah, mewakili adopsi energi bersih di lokasi industri

Delapan pelabuhan Indonesia, sebagian besar melayani industri pupuk, baja, dan nikel, meraih sertifikasi Green and Smart Port pekan ini, dengan terminal Petrokimia Gresik mencatat skor 94 persen setelah perbaikan efisiensi energi dan digitalisasi.

Sekilas data
94%
Skor Green and Smart Port TUKS Petrokimia Gresik tahun 2026, naik dari 82% pada 2022
8 pelabuhan
Tersertifikasi dalam siklus Green and Smart Port Initiatives (GSPI ASRI) 2026
41 pelabuhan
Telah dinilai secara nasional sejak program dimulai pada 2019
80%
Porsi skor yang diberikan pada kinerja lingkungan dan energi

Sebuah acara penghargaan dengan kisah efisiensi energi industri di baliknya

Pada 15 Juli 2026, di Dermaga C kompleks pelabuhan PT Petrokimia Gresik di Jawa Timur, enam menteri dan satu wakil menteri menyaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyerahkan sertifikat dalam program Green and Smart Port Initiatives, yang dikenal sebagai GSPI ASRI 2026. Delapan fasilitas lolos penilaian pada siklus ini: terminal pupuk milik PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kalimantan Timur, pelabuhan umum yang terkait industri baja milik PT Krakatau Bandar Samudera, produsen nikel PT Vale Indonesia, serta empat terminal yang dioperasikan Pelindo, termasuk TPK Banjarmasin dan TPK Bitung.

Hasil utama diraih oleh tuan rumah acara. TUKS Petrokimia Gresik, terminal untuk kepentingan sendiri milik produsen pupuk tersebut, mencatat skor 94 persen, naik dari 82 persen saat terakhir dinilai pada 2022, dan dinobatkan sebagai pelabuhan terbaik nasional dalam kategori ini. Bagi pembaca Sirkularium yang berfokus pada ekonomi sirkular di sektor energi, sampah, dan air, kisah ini bukan sekadar seremoni, melainkan tentang apa yang harus dilakukan sebuah terminal pupuk untuk meraih angka tersebut: memangkas pemborosan energi, melakukan elektrifikasi peralatan, dan mendigitalisasi operasional, langkah yang sama dengan yang diminta kebijakan dekarbonisasi industri nasional dari sektor industri yang lebih berat.

Apa yang sebenarnya diukur dalam penilaian ini

GSPI ASRI 2026 dijalankan bersama oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Perhubungan, dengan penilaian teknis dilakukan oleh IDSurvey, holding BUMN jasa survei dan inspeksi. Program ini diluncurkan pada 1 Juli 2026, melanjutkan program Green and Smart Port yang telah berjalan sejak 2019 dan telah menilai 41 pelabuhan di seluruh Indonesia hingga 2025.

Formula penilaian memberi bobot 80 persen pada komponen yang disebut Green Port, mencakup manajemen lingkungan, efisiensi energi, serta keselamatan dan kesehatan kerja, dan 20 persen pada komponen Smart Port, mencakup digitalisasi dan integrasi teknologi. Kerangka ini mengikuti Pedoman Green and Smart Port versi 3.0 yang diterbitkan pada 2023, dan secara eksplisit terkait dengan agenda Gerakan Indonesia ASRI pemerintah untuk infrastruktur publik yang aman, sehat, rapi, dan indah.

"Transformasi pelabuhan menuju ekosistem hijau dan cerdas kini menjadi keharusan, bukan lagi pilihan," kata Zulkifli Hasan dalam acara tersebut, menempatkan sertifikasi ini sebagai kebijakan infrastruktur, bukan sekadar penghargaan sesaat.

Apa yang diubah Petrokimia Gresik untuk naik dari 82 ke 94

Menurut perusahaan, kenaikan dua belas poin ini berasal dari sejumlah langkah, bukan satu proyek tunggal. Di sisi energi, terminal menambah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap untuk gedung dan perkantoran, mengganti pencahayaan konvensional dengan lampu LED, dan memperkenalkan sepeda motor listrik untuk transportasi internal. Di sisi operasional, perusahaan mengoptimalkan crane pelabuhan dan sistem conveyor serta meluncurkan platform pengawasan digital, Petroport, yang mengintegrasikan pemantauan CCTV dengan manajemen terminal. Direktur Utama Daconi Khotob menyebut sertifikasi ini sebagai instrumen daya saing, bukan sekadar kepatuhan, dengan alasan bahwa pelabuhan yang lebih efisien menurunkan biaya pengangkutan bahan baku dan produk pupuk jadi yang menjadi tumpuan rantai pasok pertanian Indonesia.

Pelindo Terminal Petikemas menempuh jalan serupa di dua terminalnya. TPK Banjarmasin meraih peringkat bintang tiga dan TPK Bitung bintang dua, dinilai dari enam dimensi yang mencakup manajemen energi dan praktik lingkungan selain keselamatan dan digitalisasi. Sekretaris Perusahaan Widyaswendra mengatakan perusahaan tetap berkomitmen membangun lebih banyak pelabuhan hijau di seluruh jaringannya, sebuah tanda bahwa hasil siklus ini adalah titik awal, bukan puncak.

Mengapa program pelabuhan ini penting bagi dekarbonisasi industri

Pelabuhan biasanya dibahas sebagai infrastruktur logistik, tetapi empat dari delapan perusahaan yang tersertifikasi pada siklus ini, Petrokimia Gresik, Pupuk Kalimantan Timur, Krakatau Bandar Samudera, dan Vale Indonesia, mengoperasikan terminalnya sebagai fasilitas untuk kepentingan sendiri yang terkait langsung dengan produksi pupuk, baja, dan nikel. Penggunaan energi di terminal mereka pada dasarnya adalah perpanjangan dari penggunaan energi di pabrik. Terminal yang beralih ke tenaga surya, lampu LED, dan kendaraan listrik sedang menerapkan tuas efisiensi energi dan elektrifikasi yang sama dengan yang diharapkan dari peta jalan dekarbonisasi industri Indonesia yang lebih luas, yang masih disusun sektor per sektor, untuk pabrik semen, baja, pupuk, dan tekstil secara nasional.

Dilihat dengan cara ini, GSPI ASRI berfungsi sebagai uji coba nyata manajemen energi industri di dalam sebagian rantai pasok paling intensif energi di Indonesia, sebelum aturan yang berlaku bagi seluruh perekonomian berlaku penuh.

Apa yang akan terjadi selanjutnya

Pemerintah kini mengkaji apakah akan memasukkan pelabuhan hijau ke dalam skema Nilai Ekonomi Karbon Indonesia, yang dikenal sebagai NEK, di bawah Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025. Nani Hendiarti, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Ketersediaan Pangan, mengatakan perbandingan yang sedang dikaji adalah dengan insentif bangunan hijau, dan menyebutnya sebagai "peluang" dan bukan kebijakan yang sudah final. Tatang Yuliono, Deputi Bidang Koordinasi Perdagangan dan Distribusi Pangan, menambahkan bahwa operator akan memiliki alasan yang lebih kuat untuk patuh begitu insentif tersebut nyata, bukan sekadar soal reputasi.

Sebelum itu terwujud, pemerintah masih perlu menuntaskan metodologi pengukuran, pelaporan, dan verifikasi untuk mengukur seberapa besar karbon yang sebenarnya dihindari oleh sebuah pelabuhan hijau bersertifikat. Langkah MRV ini memang tidak terlihat mencolok, tetapi penting. Ini juga merupakan pekerjaan teknis yang sama yang dibutuhkan oleh insentif dekarbonisasi industri mana pun yang kredibel, baik di pelabuhan maupun sektor lain.

Pandangan Sirkularium

Bagi pemerintah dan lembaga publik, hasil GSPI ASRI menawarkan sebuah model yang layak dipelajari, bukan sekadar target yang dirayakan secara terpisah. Lintasan skor dari 82 ke 94 persen di Petrokimia Gresik menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi energi di dalam infrastruktur industri yang sudah ada dapat dicapai dalam beberapa tahun menggunakan langkah-langkah yang telah terbukti, retrofit tenaga surya, konversi ke LED, elektrifikasi peralatan, dan pemantauan digital yang lebih baik, tanpa harus menunggu pabrik baru atau subsidi baru.

Keputusan yang lebih menentukan ke depan adalah apakah akan menghubungkan sertifikasi operasional semacam ini dengan insentif finansial melalui pasar karbon NEK. Langkah ini akan memberi sektor pupuk, baja, dan pertambangan Indonesia alasan komersial langsung untuk meniru apa yang telah dilakukan Petrokimia Gresik di terminalnya sendiri. Menuntaskan metodologi MRV yang menurut pejabat masih tertunda harus diperlakukan sebagai prioritas jangka pendek, karena tanpanya, diskusi insentif tidak dapat berpindah dari kemungkinan menjadi kebijakan. Memperluas penilaian melampaui 41 pelabuhan yang telah dicakup sejak 2019 juga akan memperluas kelompok fasilitas yang dapat menunjukkan, dengan skor yang dapat diverifikasi, bahwa efisiensi energi dan dekarbonisasi industri telah berjalan di rantai pasok Indonesia.

BagikanLinkedInWhatsAppFacebookEmail
Sirkularium

Sirkularium adalah lembaga thought-leadership dan advisory yang mempercepat transisi sirkular di sampah, air, dan energi, bekerja bersama pemerintah dan institusi publik.

Di energi dan iklim, Sirkularium mendukung penyusunan data dasar emisi, perencanaan energi terbarukan dan penyimpanan, serta kerangka karbon dan kebijakan yang kuat di lapangan.

Artikel terkait

Hamparan sorgum di Lampung di samping unit pengolahan bioetanol skala pilot, dengan teknisi berseragam keselamatan memeriksa peralatan fermentasi dan distilasi
Energi & Iklim

Pertamina New & Renewable Energy meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung pada 14 September 2026, disertai perjanjian kerja sama dengan pemerintah provinsi dan nota kesepahaman riset internasional. Kapasitas pilot ini sengaja kecil, 60 kiloliter per tahun, karena dibangun untuk membuktikan bahan baku, proses dan rendemen sebelum modal masuk pada skala besar.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Teknisi PLN memperbaiki gardu induk dan tiang transmisi yang rusak di lanskap pedesaan Nusa Tenggara Timur tak lama setelah gempa, dengan bendera merah putih terlihat di latar belakang menjelang HUT Kemerdekaan
Energi & Iklim

Gempa berkekuatan magnitudo 7,0 hingga 7,7 mengguncang Laut Flores pada 15 Agustus 2026, memadamkan dua pembangkit gas dan merusak sebelas gardu induk di Nusa Tenggara Timur. PLN memulihkan seluruh sebelas gardu induk dalam 12 jam, lalu menjadikan provinsi yang sama sebagai posko pengawalan kelistrikan nasional untuk HUT ke-81 RI pada 17 Agustus, yang ditutup dengan cadangan daya 9 gigawatt atau 21,1 persen tanpa gangguan yang dilaporkan.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 9 menit baca

Pekerja kilang dan manajer operasi memeriksa dasbor pemantauan energi digital di layar ruang kendali sebuah kilang minyak Indonesia
Energi & Iklim

Pada 13 Agustus 2026, PT Kilang Pertamina Internasional membuka Bulan Energy & Loss 2026 secara serentak di seluruh unit kilangnya, mendorong pekerja menuju efisiensi energi dan pengurangan loss di bawah tema digitalisasi. Kampanye ini menyusul tahun 2025 yang mencatat pemangkasan lebih dari 450.000 ton setara CO2 oleh unit kilang tersebut, melampaui target 370.000 ton.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Bagian dalam pabrik semen Indonesia memperlihatkan kiln putar dan konveyor umpan bahan bakar alternatif, dengan operator berperlengkapan keselamatan memeriksa instrumentasi
Energi & Iklim

SIG melaporkan pada 13 Agustus bahwa pemanfaatan bahan bakar alternatif naik 24 persen menjadi 681 ribu ton pada 2025, menggantikan 467 ribu ton batu bara dan mengangkat thermal substitution rate ke 9,77 persen. Intensitas emisi Scope 1 kini 21 persen di bawah baseline 2010, terhadap target perusahaan sebesar 27 persen pada 2030.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Pejabat provinsi dan anggota kelompok perhutanan sosial menandatangani dokumen di sebuah meja dalam ruang pertemuan di Jakarta, dengan gambar bentang hutan Indonesia pada layar di belakang mereka
Energi & Iklim

Pada 12 Agustus, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup menandatangani perjanjian kerja sama dengan sepuluh provinsi tambahan dalam program Results-Based Payment REDD+ Green Climate Fund, sehingga cakupan provinsi menjadi 34 dari 38. Total komitmen untuk program provinsi kini mencapai Rp761,02 miliar, dan dana tersebut berpangkal pada 20,25 juta ton penurunan emisi terverifikasi.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca

Insinyur dan pejabat menelaah rencana proyek surya di atas meja bersama laptop dalam ruang rapat terang di Jakarta, dengan susunan panel surya atap terlihat dari jendela
Energi & Iklim

Dalam media briefing di Jakarta pada 11 Agustus, Bappenas, GIZ, dan Asosiasi Energi Surya Indonesia memaparkan bagaimana ISEW 2026 akan mempertemukan proyek yang sudah siap dengan investor. Penekanannya bergeser dari angka kapasitas ke bankability, kesiapan jaringan, dan urutan pembangunan bertahap.

Oleh Sirkularium Editorial Team, 8 menit baca